Berita Informasi Pengumuman Kelulusan UN SLTP 2010 semoga Siswa yg ingin mengetahui Kelulusan Pengumuman UN SLTP 2010 dan hasil Ujian Nasional SMP 2010 dapat Segera Mengetahuinya. Sebab jika dilihat dari berbagai sumber baik itu media cetak maupun elektronik banyak sekali berita yang mengabarkan dari berbagai daerah bahwa banyak sekali siswa-siswi yg tidak lulus pada UN SLTP 2010 ini, Seperti:

10.800 Siswa SLTP Yogyakarta Tidak Lulus UN:

Sebanyak 10.800 siswa Sekolah Menengah Pertama dan sederajat di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dinyatakan tidak lulus Ujian Nasional utama 2010 dan harus mengikuti ujian ulangan yang pada 17-20 Mei.

“Hasil UN utama untuk siswa SMP pada 2010 ini memang mengalami kemerosotan yang cukup banyak dibanding tahun lalu,” kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY Suwarsih Madya di Yogyakarta, Kamis (6/5).

Jumlah siswa yang dinyatakan tidak lulus UN utama tersebut mencapai 21,98 persen dari total peserta UN SMP yaitu sebanyak 49.126 siswa, ujarnya.

Pada 2009, jumlah siswa yang dinyatakan tidak lulus UN adalah 6,54 persen atau 3.112 siswa dari total peserta sebanyak 47.593 siswa.

Dari 514 SMP/MTs/SMPT di DIY, sebanyak 27 sekolah mampu meluluskan siswanya 100 persen, sedangkan sekolah yang sama sekali tidak mampu meluluskan siswanya 100 persen tercatat sebanyak tujuh sekolah.

“Sekolah-sekolah yang tidak mampu meluluskan siswanya 100 persen tersebut adalah sekolah-sekolah kecil dengan jumlah murid antara dua hingga enam anak,” katanya.

Tingkat ketidaklulusan tertinggi tercatat di Kabupaten Sleman yaitu 24,08 persen atau 3.007 siswa dari 12.490 peserta, Kota Yogyakarta (21,55 persen) atau 1.763 siswa dari 8.181 peserta (metrotvnews.com).

1.669 Siswa Jambi Tak Lulus

Jumlah kelulusan siswa SMP sederajat di Provinsi pada tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu. Jika pada tahun lalu jumlah siswa yang lulus 31.085 orang dari 31.871 orang, pada tahun ini jumlah yang lulus hanya 31.972 dari 33.641 orang. ”Persentase yang tidak lulus atau mengulang pada tahun lalu 2,47 persen. Sedangkan pada tahun ini sebesar 4,96 persen atau 1.669 orang,” terang Kadis Pendidikan Provinsi Jambi H Rahmad Derita melalui Kabid Dikmenti, Ramli Samosir kepada koran ini, kemarin.

Dirinya menyatakan bagi siswa yang tak lulus ini masih ada waktu untuk mengulang UN kembali yakni tanggal 17-20 Mei 2010. Jadi katanya, tak perlu khawatir dan cemas, karena kesempatan terbuka lebar. ”Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak-tidak,” ucapnya.

Disebutkannya, untuk nilai rata-rata Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Matematika pada satuan pendidikan SMP, pada tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu.

Pada tahun ini, nilai rata-rata Bahasa Indonesia 6,81. Sedangkan pada tahun ini menjadi 7,31. Demikian juga dengan pelajaran Bahasa Inggris, pada tahun lalu mendapat nilai 7,20 sedangkan pada tahun ini 7,33.

Peningkatan yang sama terjadi pada nilai rata-rata Matematika yakni dari 7,05 menjadi 7,78. Hanya saja untuk pelajaran IPA yang mengalami penurunan dari 7,42 menjadi 7,12. Menurut keterangan dari Ramli Samosir, seluruh nilai siswa sudah didistribusikan ke kabupaten/kota (jambiekspres.co.id).


BELUM LULUS UN SMP :D IY 10.800, JATENG 71.805 SISWA

Angka ketidaklulusan siswa SMP/ MTs/SMPT di wilayah DIY dalam Ujian Nasional (UN) mengalami kenaikan yang cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya. Pasalnya tahun sebelumnya jumlah siswa yang dinyatakan belum lulus dalam UN hanya mencapai 6,54 persen (3.112 siswa), tahun ini naik menjadi 21,98 persen (10.800 siswa) dari total peserta sebanyak 49.126 siswa. Kendati demikian bagi siswa SMP/MTs/SMPT yang belum lulus dalam UN utama tidak perlu panik karena masih diberi kesempatan mengikuti UN Ulangan pada 17-20 Mei mendatang dan diumumkan kelulusannya pada 25 Juni 2010.
”Jumlah sekolah setingkat SMP yang ada di wilayah DIY ada 514 sekolah. Dari jumlah tersebut 7 di antaranya dinyatakan belum lulus 100 persen. Sedang yang dinyatakan lulus 100 persen ada 27 sekolah dengan rata-rata nilai tinggi sebesar 36,93,” terang Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) DIY Prof Suwarsih Madya PhD di Auditorium Dikpora DIY, Kamis (6/5).
Suwarsih menyatakan, hasil UN SMP/MTs/SMPT akan diumumkan secara serentak pada Jumat (7/5) hari ini pukul 10.00. Berdasarkan data yang ada di Dikpora DIY, siswa yang nilainya di bawah 4,25
* Bersambung hal 27 kol 5

terbanyak ada di pelajaran Matematika, yakni 5.957 siswa (12,13 persen), kedua Bahasa Inggris 5.899 siswa (12,01 persen), ketiga IPA 2.733 siswa (5,56 persen) dan terakhir Bahasa Indonesia 424 siswa (0,86 persen). Sementara, untuk nilai di tiap mata pelajaran, rata-rata tertinggi pada Bahasa Indonesia sebesar 7,95, IPA 6,73, Matematika 6,36 dan Bahasa Inggris 6,17.
Suwarsih memaparkan, dari 5 Kabupaten/Kota di
DIY tingkat ketidaklulusan tertinggi ditempati oleh Kabupaten Sleman dengan jumlah peserta 12.490 siswa dan tidak lulus 3.007 siswa (24,08 persen). Urutan kedua Kota Yogyakarta dengan persentase ketidaklulusan 21,55 persen, yakni 8.181 peserta dan tidak lulus 1.763 siswa. Urutan ketiga Kulonprogo dengan persentase ketidaklulusan 21,36, yakni 6.510 peserta dan tidak lulus 1.391 siswa. Gunungkidul di urutan keempat dengan persentase tidak lulus 21,19 persen dari jumlah 10.559 siswa dan tidak lulus 2.237. Terakhir Bantul dengan persentase tidak lulus 21,1 persen dari jumlah peserta 11.386 siswa dan tidak lulus 2.402.
Di Jawa Tengah
Untuk tingkat Jawa Tengah, sebanyak 71.805 siswa atau 14,01 % dari total 512.625 siswa SLTP (SMP/MTs/SMPLB) peserta UN dinyatakan tidak lulus. Kepada pers di Semarang Kamis sore (6/5), Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Jateng Drs Kunto Nugroho HP MSi dan Ketua Panitia Penyelenggara UN Tingkat Provinsi Jateng Nur Hadi Amiyanto MEd menyatakan, peserta yang tidak lulus kebanyakan jatuh pada salah satu mata pelajaran, misalnya Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika atau IPA.
”Meski relatif tinggi angka ketidaklulusan UN SLTP di Jateng, namun secara nasional prestasi Jateng lumayan bagus karena ada 16 propinsi di Indonesia yang angka ketidaklulusannya mencapai angka 20 %,” katanya.
Dilihat dari jenis sekolahnya, SMP dengan peserta 389.569 siswa, sebanyak 52.946 siswa (13,591 %) tidak lulus, MTs 117.029 siswa, 14.737 (12,593 %) tidak lulus, SMP Terbuka 5.936 siswa, tidak lulus 4.122 (69,441 %) dan SMP-LB dengan peserta 129, semuanya lulus.
Tentang sekolah SMP peringkat 10 terbaik di Jateng, Kunto menjelaskan urutan pertama SMPN 1 Magelang (208 siswa lulus semua, rata-rata NEM 36,88), kedua SMP Semesta Semarang (52 siswa lulus semua, rata-rata 36,82), ketiga SMPN 2 Semarang (176, semua lulus, NEM rata-rata 36,55), keempat SMPN 9 Semarang (313 lulus semua, rata-rata NEM 36,28), kelima SMPN 1 Karanganyar (309 lulus semua, NEM rata-rata 36,14), keenam SMPN 1 Boyolali (244 lulus semua, NEM rata-rata 35,89), ketujuh SMP PL Domenico Savio Semarang (353 lulus semua, NEM rata-rata 35,87), kedelapan SMPN 2 Purworejo (212 siswa lulus semua, NEM rata-rata 35,87), kesembilan SMPN 1 Surakarta (259 lulus semua, NEM rata-rata 35,85) dan urutan kesepuluh SMPN 2 Purwokerto (186 siswa lulus semua, NEM rata-rata 35,77).
Angka Nasional
Secara nasional, sekolah yang tingkat kelulusannya 0% ada 561 atau sekitar 9,73 persen. Sedang sekolah yang lulus 100% sebanyak 17.852 sekolah. Dari total 3.605.163 peserta UN, terdapat 350.798 (9,73%) siswa yang mengulang UN. Sedang yang lulus 3.254.365 siswa atau 90,27 persen.
”Bagi yang mengulang atau belum lulus di UN utama jangan berkecil hati, masih ada kesempatan untuk ujian ulangan 17-20 Mei mendatang,” kata Mendiknas Mohammad Nuh didamping Dirjen Mandikdasmen Suyanto, Wakil Mendiknas Fasli Jalal, Dirjen Kabalitbang Kemendiknas Mansyur Ramli di Kantor Kemendiknas Jakarta, Kamis (6/5) petang.
Dijelaskan, angka kelulusan yang disampaikan hari ini hanyalah angka sementara yang belum dapat dievaluasi. Masih terbuka lebar kesempatan untuk mengulang, namun jika tidak lulus lagi UN ulangan, bisa mengikuti tahun berikutnya atau mengikuti UN kesetaraan. ”Mengenai bisa diterima di pendidikan berikutnya atau tidak, ketentuannya jika tidak lulus UN tidak bisa melanjutkan ke jenjang berikutnya,” kata Nuh (kr.co.id).

10.800 Siswa SMP di DIY tidak Lulus Ujian Nasional

Sebanyak 10.800 dari 49.126 siswa sekolah menengah lanjutan pertama (SLTP) di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tidak lulus Ujian Nasional (UN). Mereka dijadwalkan menempuh ujian ulangan pada 17-20 Mei mendatang.

Dari jumlah siswa sekolah menengah pertama (SMP), madrasah tsanawiyah (MTs), dan SMPT yang tidak lulus itu, di Kabupaten Gunungkidul tercatat 2.237 siswa, Kulonprogo 1.391, Kota Yogyakarta 8.181, Bantul 11.386, dan di Kabupaten Sleman 12.490 siswa.

Untuk rata-rata nilainya antara lain bahasa Indonesia 7,95, bahasa Inggris 6,17, matematika 6,36, dan nilai mata pelajaran IPA 6,73.

“Hasil UN itu masih semi final. Nanti finalnya setelah ujian ulangan. Jadi masih ada kesempatan,” kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Provinsi DIY Suwarsih Madya, Kamis (6/5).

Hasil UN tahun ajaran 2009/2010 tersebut lebih buruk dari tahun ajaran sebelumnya. Pada tahun ajaran 2008/2009 jumlah peserta UN yang tidak lulus tercatat 3.112 orang dari 47.593 jumlah peserta UN.

“Dari 514 sekolah SMP/MTs/SMPT di DIY, ada diantaranya yang mampu lulus 100 persen seperti di SMPN 5 Yogyakarta, SMPN 4 Pakem, SMPN 1 Godean, dan SMPN 1 Galur,” ungkapnya (mediaindonesia.com).

Berikut Pengumuman Kelulusan UN SLTP 2010 dari daerah lainnya:

Kalimantan Selatan,Banjarmasin :

1.912 siswa SMP/MTs diKalimantan Selatan mengulang UN, dan termasuk 17 besar terbaik dengan kelulusan lebih dari 80%. Nilau UN terbaik tingkat SMP dipegang oleh Saelly Melinda, Siswa SMP 6 Banjarmasin. Sedang Tingkat MTs diraih oleh Lenny Purnamasari, Murid MTs NegeriModel Martapura

Bali :

Pelajar perempuan dominasi hasil UN dengan nilai tertinggi .. Beritanya klik disini

Jakarta :

Foke Prihatin, 39.179 Siswa SMP Gagal UN Beritanya klik disini

Karanganyar:

Siswi SMP 1 Karanganyar Peringkat Satu Beritanya klik disini

Nasional :

9,73% siswa SMP harus mengulang dari Mendiknas Beritanya klik disini

Nasional :

561 sekolah 100 persen tidaklulus beritanya klik disini

Bandung :

Siswa Kurang Pede Kelulusan UN SMP di Bandung turun 0,85 persen,Beritanya klik disini

Jawa Tengah, Semarang :

Siswa SMP di jawa tengah anjlok di Bahasa Inggris,Beritanya Klik disini

Jawa timur, Surabaya :

lebih dari 35 ribu siswa di jawa Timur mengulang.

Yogyakarta :

10.800 siswa SMP di Yogyakarta tidakLulus.

Kalimantan Tengah :

Lulusan UN SMP Kalteng Cukup Bagus.

Sulawesi Selatan, Makasar :

Tingkat Kelulusan UN SMP diulsel capai 96%.

Sulawesi Utara, Manado:

SMP Katolik Don Bosco berhasil mempertahankan prestasi yang digapai tahun lalu dalam Ujian Nasional (UN) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTS) se Sulut tahun 2010.

Sumatera Barat, Padang :

“Peserta yang gagal akan mengkuti UN ulangan pada 7-20 Mei 2010. Kelulusan peserta UN SMP/MTs/SMP Terbuka di Sumbar tercatat 84,94 persen dari total peserta 80.978.

Sumatera Selatan,Palembang :

1.676 siswa SMP negeri maupun swasta di Sumatera Selatan (Sumsel) tidak lulus Ujian Nasional (UN) 2010, sehingga mereka terpaksa melaksanakan ujian susulan.
Purbalingga dan Cilacap :

Tingkat kelulusan ujian nasional siswa SMP dan sederajat di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah (Jateng), mengalami penurunan hingga 11,4 persen dibanding tahun sebelumnya.

Sumatera Utara,Medan :

6.858 siswa SMP Sumut tidaklulus UN tahun 2010. rumahnajwa.wordpress.com

Nah semoga bermanfaat ya, jangan lupa juga untuk membaca Pengumuman Hasil UN SMA 2010.